Ketika Ular Masuk Rumah Mepet Sawah

Rumah “mewah” (mepet sawah) identik dengan banyaknya binatang sawah yang masuk rumah. Sebut saja belalang. Atau nyamuk. Cicak. Tikus. Kucing. Dan banyak lagi.

Semua binatang yang masuk rumah memberikan pengaruh yang bermacam-macam. Tikus, bisa memakan segala yang ada di rumah. Belalang bisa dimakan anak batita kita, hingga harus berurusan dengan rumah sakit. Nyamuk, bisa membuat kita minimal tidak bisa tidur. Kebanyakan binatang yang masuk rumah sifatnya menganggu (secara negatif), sehingga kita harus mengusirnya.

Ada satu binatang yang biasa masuk rumah tetapi sangat ditakuti. Ular. Ketika menyebut kata ular, orang akan takut karena ingat dengan bisanya, atau belitannya. Ini yang membuat orang2 panik ketika bertemu ular.

banyak literatur yang menyebut bahwa ketika kita menemukan ular di dalam rumah, kita dilarang untuk membunuhnya. Ular adalah bagian dari ekosistem, membunuhnya dapat mengganggu keseimbangannya. Ular pada prinsipnya takut pada manusia. Kalaupun melawan, itu reaksi mempertahankan diri belaka. Ularpun masuk bukan untuk memangsa manusia. Ia hanya ingin mencari minum atau menghindar dari kejaran pemangsa lain, atau hanya tersesat saja.

Bagaimana cara mencegah ular masuk rumah?

Cara yang biasa dilakukan, yaitu menyebar garam, ternyata tidak berfungsi. Itu setidaknya menurut literatur yang saya baca. Cara yang direkomendasikan adalah dengan menjaga kebersihan rumah. Tidak memancing ular datang dengan makanan yang berserakan dimana-mana.

Cara lain dengan memasang kasa atau ijuk (bagiannya sapu) atau tutup pada lubang-lubang tempat di mana ular kemungkinan masuk. Usahakan di dalam rumah tidak terlalu banyak barang. Celah-celah rumah yang banyak barangnya dapat menjadi sarang ular, tikus, dsb.

Lalu kalo ada ular yang masuk, apa yang bisa kita lakukan?

  • Jangan panik. Posisikan semua orang jauh dari ular. Gunakan tongkat, atau sapu untuk menjaga jarak.
  • Panggil bala bantuan, misalnya tetangga atau teman. Bekerja sendiri dapat meningkatkan risiko. Orang lain mungkin lebih ahli dalam menangani ular.
  • Gunakan prinsip STOP. S=Silent, T=Think, O=Observe, P=Prepare. Semua bagian tubuh ular adalah sensor dengan cara kerja yang berbeda-beda. Usahakan jangan bersuara. Hilangkan panik. Berpikir, bagaimana langkah selanjutnya sesuai dengan pengetahuan dan alat-alat di sekitar kita. Awasi keadaan sekeliling untuk mengidentifikasi keadaan sekitar, misalnya apakah ada ular lain. Siapkan segala yang diperlukan untuk menangani ular tsb.
  • Kita mungkin terpaksa harus menangani ular sendiri. Maka, siapkan selembar kain yang cukup lebar, dan kantong, misalnya karung, atau stoples, atau ember. Berpindahlah di posisi belakang ular. Kemudian secara hati-hati mendekat, dan tutuplah ular (terutama kepalanya) dengan kain. Berpindah ke belakang ular dan menutup dengan kain Ini untuk mengelabui sensor2 pada ular, misalnya mata, lidah. Setelah berhasil menutup ular, maka coba pegang kepalanya. Setelah kepala dapat dipegang, maka ular relatif telah dapat dikuasai. Pegang badannya juga. Kemudian, tempatkan ular ke kantong yang telah disiapkan tadi.
  • Pindahkan ular ke tempat yang aman bagi manusia, juga bagi ularnya sendiri.

Disclaimer: Segala akibat dari penggunaan artikel ini bukan tanggung jawab penulis. Walau bagaimanapun, menangkap ular, apalagi yang berbahaya seperti ular kobra, membutuhkan keahlian khusus. Bisa ular yang ada dalam darah dapat dengan cepat mengakibatkan fatality. Seperti pada keadaan darurat lainnya, jika mendapati ular di rumah, salah satu tahapan utama yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah memanggil bantuan. Mintalah saran dan keterampilan dari ahli perularan (pawang ular).

Sumber:

  1. http://priandoyo.wordpress.com/2010/05/02/tips-mengusir-ular-di-rumah/#comment-38621
  2. http://agheelzgoblog.blogspot.com/2011/06/panduan-yang-harus-dilakukan-jika-ular_19.html#links
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s